Kamis, 21 Mei 2026
Mengapa Kita Begitu Terobsesi dengan Bunga? Ini Jawaban dari Sisi Psikologi
Bukan Cuma Bunga Asli, Mengintip Gambar Bunga di Gadget Ternyata Bisa Jadi Pengusir Stres
Riset yang dilakukan saat masa pandemi COVID-19 ini
membuktikan bahwa kita tidak selalu harus pergi ke taman untuk menenangkan
pikiran. Cukup dengan melihat foto atau gambar bunga di layar gadget,
otak kita sudah bisa meresponsnya dengan emosi yang positif.
Bukan Cuma Pajangan, Bunga Ternyata Punya "Kekuatan Magis" Menurut Psikologi
Sebuah studi psikologi menarik dari Rutgers University
berjudul "An Environmental Approach to Positive Emotion: Flowers"
berhasil mengupas alasan di balik fenomena ini. Bunga ternyata bukan sekadar
pemanis ruangan biasa, melainkan semacam tombol instan alami yang mampu memicu
emosi positif di dalam otak kita.
MENGAPA MANUSIA BEGITU MENCINTAI BUNGA? MENILIK RAHASIA HUBUNGAN KITA DENGAN ALAM LEWAT KACAMATA “EMBODIED AESTHETICS”
Secara biologis, bunga tidak memberikan asupan nutrisi
langsung seperti buah-buahan, juga tidak bisa dijadikan tempat berlindung.
Namun, sepanjang sejarah peradaban, manusia secara konsisten menanam,
menghadiahkan, dan mengagumi bunga. Mengapa demikian?
Sebuah penelitian menarik yang diterbitkan dalam
jurnal Behavioral Sciences berjudul "Humans'
Relationship to Flowers as an Example of the Multiple Components of Embodied
Aesthetics" mencoba mengupas misteri ini. Melalui studi ilmiah
yang dipimpin oleh Ephrat Huss, Kfir Bar Yosef, dan Michele Zaccai, para
peneliti mengungkap bahwa ketertarikan kita pada bunga bukanlah sekadar
preferensi visual biasa, melainkan sebuah pengalaman mendalam yang disebut
dengan Embodied Aesthetics (estetika yang dihayati secara
fisik/tubuh).
Selasa, 19 Mei 2026
PERAN DAN PEMANFAATAN BUNGA DALAM KEHIDUPAN DAN EKONOMI KREATIF
Halaman
Arsip Blog
Category
Recent Posts
Blog Archive
- Mei 2026 (5)




